Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Panitia Muscab Percasi Karawang Jadi Sorotan

badge-check


					Panitia Muscab Percasi Karawang Jadi Sorotan Perbesar

Deadlock nya hasil Musyawarah Cabang (Muscab) Percasi Karawang yang diselenggarakan beberapa waktu lalu, masih menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat, khususnya para pecinta catur di Kabupaten Karawang.

Banyak pihak menilai panitia Muscab Percasi Karawang gagal menjalankan Muscab dengan baik, tidak memiliki sikap fair play, tidak profesional dan tidak memiliki akuntabilitas dalam menjalankan tugasnya, sehingga dianggap mencoreng nama baik Percasi sebagai induk organisasi para pecatur Karawang.

Pecatur Karawang, Saefuloh turut menyampaikan kekecewaannya atas penyelenggaraan Muscab Percasi Karawang yang tidak menetapkan calon ketua Percasi Karawang yang baru.

Menurutnya, panitia Muscab telah mencoreng nama Percasi Karawang karena tidak memiliki komitmen dan integritas dalam menjalankan AD/ART dan peraturan tata tertib yang dibuat dan di sahkan oleh mereka sendiri, seharusnya panitia Muscab mempunyai hak dan kekuatan untuk memutuskan hasil Muscab berdasarkan AD/ART dan tata tertib yang sudah dibuat dan disebarkan ke seluruh club catur di Karawang,” ungkapnya.

Saefuloh pun turut menyoroti sikap dari tim pemenangan Maslani yang terdiri Risman L Sipayung, Dudung dan Purwadi, pihaknya menduga tim pemenangan tersebut telah mencoreng nama baik Maslani sebagi calon ketua Percasi Karawang dan juga saat ini menjabat sebagai wakil Bupati Karawang, karena memaksakan kehendak terus mengusung Maslani di Muscab Percasi Karawang, padahal sudah jelas jelas Maslani sudah menyampaikan pengunduran diri sebagai calon ketua Percasi Karawang. Calonnya sudah mundur, terapi mengapa tim pemenangan nya memaksakan terus maju sehingga terjadinya deadlock,” ujarnya.

Saefuloh menyampaikan, kami sangat menyayangkan sikap Relisman Nasution selaku ketua Percasi saat ini dan juga dari pihak pengurus Percasi yang mengambil keputusan yang kami anggap kurang tepat dengan mengagendakan kembali Muscab dengan batas waktu yang belum ditentukan, padahal sudah jelas pada saat Muscab hanya ada satu calon, kenapa harus d putuskan dead lock dan masa jabatan petahana diperpanjang selama 6 bulan, hal ini menjadi tanya besar dari para pecinta catur di Karawang, apakah ini ada sebuah rekayasa dari pihak tertentu,” ucapnya.

Saefuloh berharap, Muscab Percasi segera kembali dilaksanakan dalam waktu dekat dan polemik ini segera berakhir, dan bersama sama berjuang memajukan percaturan di Karawang agar kedepannya cabang olahraga Catur dapat mengharumkan Kabupaten Karawang di berbagai event kejuaraan catur,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Personil Polsek giat Rutin lakukan imbauan larangan karhutla kepada masyarakat.

15 April 2026 - 12:38 WIB

Personil Polsek kapuas tengah laksanakan Patroli Rutin ke bank BRI unit Pujon.

15 April 2026 - 12:34 WIB

Piket polsek lakukan Patroli ke pasar harian Pujon desa Pujon.

15 April 2026 - 12:30 WIB

KAPOLSEK KAPUAS TENGAH DAMPINGI TIM SATGAS PKH SOSIALISASI PERPRES NO. 5 TAHUN 2025 TERKAIT SATGAS PENERTIBAN KAWASAN HUTAN (PKH) DI KECAMATAN PASAK TALAWANG

15 April 2026 - 11:22 WIB

Sosialisasi BRT Kota Bandung Libatkan Masyarakat Secara Langsung

15 April 2026 - 10:19 WIB

Trending di News