Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Sering Banjir di Cilacap Barat, Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy Gelar Pertemuan

badge-check


					Sering Banjir di Cilacap Barat, Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy Gelar Pertemuan Perbesar

CILACAP, nuansarealitanews.com, Banjir yang sering melanda beberapa kecamatan di wilayah Cilacap Barat saat musim hujan menjadi persoalan serius. Jum’at  (15/08/2025)

 

Untuk mengatasi hal ini, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy menggelar pertemuan konsultasi masyarakat.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari revisi pengelolaan sumber daya air Wilayah Sungai Citanduy Tahap I Tahun Anggaran 2025. Pertemuan ini berlangsung di Pendopo Kantor Desa Panikel, Kecamatan Kampung Laut, Cilacap, Jawa Tengah.

 

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dari tujuh kecamatan, yaitu Kecamatan Kampung Laut, Bantarsari, Kawunganten, Gandrungmangu, Sidareja, Kedungreja, dan Patimuan. Selain itu, hadir pula 18 kepala desa yang daerahnya dilalui oleh Daerah Aliran Sungai (DAS) Citanduy.

 

Usulan Masyarakat untuk Atasi Banjir
Geral Siregar, Leader PPK Perencanaan dan Program BBWS Citanduy, menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mendapatkan saran, pendapat, dan tanggapan dari masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi evaluasi terhadap kebijakan dan program BBWS Citanduy agar lebih strategis dan tepat sasaran.

Berbagai usulan dan gagasan dari masyarakat di setiap desa telah diterima. Beberapa di antaranya meliputi:
Normalisasi sungai yang sudah mengalami penyempitan dan pendangkalan dari hulu ke muara.

Perbaikan tanggul di daerah aliran sungai yang sudah kritis.
Perbaikan pintu air pembuangan.
Pengerukan lumpur dan sedimentasi di Laguna Segara Anakan Nusakambangan.

 

Pendangkalan Laguna Segara Anakan Jadi Masalah Serius
Slamet Supriyanto, salah satu warga Kampung Laut, menyampaikan bahwa saat musim hujan, kiriman air dari hulu berkumpul di Laguna Segara Anakan.

Banjir yang terjadi setiap tahun membawa material lumpur dan sampah yang mengakibatkan pendangkalan serius.
“Jika banjir rob, air laut masuk ke permukiman warga. Jika musim kemarau, perahu-perahu nelayan sulit bersandar,” ujarnya.

Slamet berharap pemerintah pusat segera melakukan pengerukan lumpur di Segara Anakan agar aliran air dari hulu ke muara dapat berjalan normal dan lancar menuju laut lepas.

(Bambang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jaga Kamtibmas Saat Jam Rawan, Polsek Kapuas Barat Sasar Rumah Kosong dan Area Pertokoan

11 Mei 2026 - 11:25 WIB

Pastikan Keselamatan Transportasi Air, Polsek Kapuas Barat Pantau Dermaga Feri Desa Sei Pitung

11 Mei 2026 - 11:21 WIB

Sinergi Cegah Karhutla, Polsek Kapuas Barat Patroli Terpadu Bersama Manggala Agni Wilayah II

11 Mei 2026 - 11:17 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Kapuas Barat Perketat Patroli di Bank BRI KCP Mandomai

11 Mei 2026 - 11:13 WIB

Berikan Pelayanan Prima, SPKT Polsek Kapuas Barat Sambut Hangat Warga Desa Anjir Kalampan

11 Mei 2026 - 11:09 WIB

Trending di News