Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Hari Pengayoman Tahun 2025: Pemkot Bandung Raih Dua Penghargaan

badge-check


					Hari Pengayoman Tahun 2025: Pemkot Bandung Raih Dua Penghargaan Perbesar

Pemerintah Kota Bandung kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam bidang hukum. Pada peringatan ke-80 Hari Pengayoman tahun 2025 di Lapangan Hitam Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Jalan Jakarta Jumat, 22 Agustus 2025, Pemkot Bandung berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dari Kemenkumham Jawa Barat.

 

Penghargaan pertama diberikan kepada Pemerintah Kota Bandung dengan kategori Memberikan Dukungan Penuh dalam Kegiatan Peacemaker Justice Award (PJA).

 

Pemkot Bandung dinilai berkontribusi signifikan dalam mendorong partisipasi terbanyak dari unsur lurah se-Jawa Barat untuk mengikuti ajang tersebut.

 

Penghargaan kedua diberikan kepada Paguyuban Lurah se-Kota Bandung dengan kategori yang sama.

 

Paguyuban Lurah dinilai aktif mendukung pelaksanaan PJA sehingga jumlah peserta dari Kota Bandung menjadi yang terbanyak dibanding daerah lain di Jawa Barat.

 

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, yang hadir menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan tersebut.

 

“Alhamdulillah, di hari bersejarah Hari Pengayoman ini kita bisa ikut merayakan sekaligus menerima penghargaan. Saya sangat mengapresiasi Kemenkumham yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Apalagi melibatkan berbagai stakeholder di Jawa Barat. Semoga penegakan hukum di Indonesia semakin kuat dan mantap ke depannya,” ujar Erwin.

 

Ia mengungkapkan, Kota Bandung memiliki ekosistem yang mendukung penguatan hukum, termasuk hadirnya universitas-universitas ternama yang melahirkan banyak ahli hukum.

 

“Bandung dikenal sebagai kota pendidikan. Ada Universitas Katolik Parahyangan, Unpad, dan banyak kampus lain yang menghasilkan sarjana hukum dengan kapabilitas mumpuni. Tentunya penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita di Kota Bandung untuk terus menegakkan aturan serta memperkuat budaya hukum di masyarakat,” jelasnya.

 

Menurut Erwin, penghargaan yang juga diberikan kepada Paguyuban Lurah menjadi bentuk pengakuan atas kerja kolektif aparat kewilayahan dalam mendorong partisipasi masyarakat.

 

“Saya berterima kasih kepada seluruh lurah di Kota Bandung yang telah aktif dan penuh dukungan dalam kegiatan Peacemaker Justice Award. Ini bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah kota dengan aparat kewilayahan berjalan baik dan membuahkan hasil nyata,” tuturnya.

 

Dengan raihan dua penghargaan ini, Kota Bandung menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi di bidang hukum, serta menjadi salah satu daerah yang paling berkontribusi dalam pengembangan budaya hukum di Jawa Barat. (ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jaga Kamtibmas Saat Jam Rawan, Polsek Kapuas Barat Sasar Rumah Kosong dan Area Pertokoan

11 Mei 2026 - 11:25 WIB

Pastikan Keselamatan Transportasi Air, Polsek Kapuas Barat Pantau Dermaga Feri Desa Sei Pitung

11 Mei 2026 - 11:21 WIB

Sinergi Cegah Karhutla, Polsek Kapuas Barat Patroli Terpadu Bersama Manggala Agni Wilayah II

11 Mei 2026 - 11:17 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Kapuas Barat Perketat Patroli di Bank BRI KCP Mandomai

11 Mei 2026 - 11:13 WIB

Berikan Pelayanan Prima, SPKT Polsek Kapuas Barat Sambut Hangat Warga Desa Anjir Kalampan

11 Mei 2026 - 11:09 WIB

Trending di News