Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Membangun Bandung Lewat Kampung Keluarga Berkualitas

badge-check


					Membangun Bandung Lewat Kampung Keluarga Berkualitas Perbesar

Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) adalah program strategis yang dirancang untuk meningkatkan kualitas keluarga dan masyarakat secara menyeluruh. Tidak hanya fokus pada pengendalian penduduk, Kampung KB menjadi wadah pemberdayaan keluarga, peningkatan kapasitas SDM, hingga penguatan nilai sosial budaya di tingkat kampung.

 

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung Anhar Hadian dalam talkshow di Radio Sonata, Kamis, 28 Agustus 2025.

 

Anhar menjelaskan, program ini awalnya dicanangkan Presiden Joko Widodo pada 2016 dengan nama Kampung Keluarga Berencana. Namun sejak 2020, konsepnya diperluas menjadi Kampung Keluarga Berkualitas.

 

“Kampung Keluarga Berkualitas adalah kawasan yang mendorong lahirnya keluarga yang sehat, cerdas, sejahtera, serta mampu berkontribusi pada pembangunan bangsa. Basisnya adalah kerja, integrasi, dan pemberdayaan dalam seluruh dimensinya,” ujarnya.

 

Anhar menyebutkan, hal ini selaras dengan program Presiden, terutama penciptaan lapangan kerja berkualitas, pengembangan kewirausahaan, serta peningkatan kualitas SDM.

 

“Keluarga berkualitas adalah kunci lahirnya SDM unggul. Aspek yang dibangun mencakup pengetahuan, pendidikan, agama, ekonomi, perlindungan, kasih sayang, sosial budaya, kepedulian lingkungan, hingga kesehatan reproduksi,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Kerja Komunikasi, Informasi, Edukasi, Advokasi dan Penggerakan DPPKB Kota Bandung, Lina Yulistina menyatakan, Kampung KB bukan sekadar mengurus soal keluarga berencana.

 

“Program ini menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan keluarga. Jadi bukan hanya tentang pengendalian penduduk, tapi juga tentang pendidikan, sosial budaya, lingkungan, sampai penguatan ekonomi keluarga,” terangnya.

 

Lina juga menambahkan, program ini melibatkan banyak pihak dan sudah menghadirkan berbagai inovasi di tingkat kampung.

 

“Ada Rumah DataKu sebagai pusat informasi keluarga, ada juga Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang fokus pada gizi dan kesehatan. Semua ini dirancang agar setiap keluarga bisa tumbuh menjadi keluarga yang lebih berkualitas,” ungkapnya.

 

Melalui Kampung Keluarga Berkualitas, DPPKB Kota Bandung berharap kualitas keluarga semakin meningkat, sehingga lahir generasi yang sehat, berkarakter, dan mampu mendukung visi Kota Bandung sebagai kota cageur, bageur, pinter, singer, tur utama.(son)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jaga Kamtibmas Saat Jam Rawan, Polsek Kapuas Barat Sasar Rumah Kosong dan Area Pertokoan

11 Mei 2026 - 11:25 WIB

Pastikan Keselamatan Transportasi Air, Polsek Kapuas Barat Pantau Dermaga Feri Desa Sei Pitung

11 Mei 2026 - 11:21 WIB

Sinergi Cegah Karhutla, Polsek Kapuas Barat Patroli Terpadu Bersama Manggala Agni Wilayah II

11 Mei 2026 - 11:17 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Kapuas Barat Perketat Patroli di Bank BRI KCP Mandomai

11 Mei 2026 - 11:13 WIB

Berikan Pelayanan Prima, SPKT Polsek Kapuas Barat Sambut Hangat Warga Desa Anjir Kalampan

11 Mei 2026 - 11:09 WIB

Trending di News