Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Farhan Ajak Warga Jaga Generasi Muda di Era Digital

badge-check


					Farhan Ajak Warga Jaga Generasi Muda di Era Digital Perbesar

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengajak masyarakat untuk memiliki rasa memiliki terhadap Masjid Agung Alun-alun Bandung sebagai masjid bersejarah sekaligus simbol kebersamaan umat di Kota Bandung.

 

Hal tersebut disampaikannya saat Safari Ramadan di Masjid Agung Kota Bandung pada Senin 16 Maret 2026.

 

Menurut Farhan, Masjid Agung Alun-Alun Bandung merupakan masjid milik umat yang harus dimakmurkan bersama oleh seluruh masyarakat.

 

“Masjid Agung Alun-alun Bandung ini bukan milik pemerintah, tetapi milik umat. Karena itu mari kita makmurkan bersama, baik dengan beribadah, mengikuti kajian, maupun bersedekah,” kata Farhan.

 

Ia menilai, masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan umat dan ruang pembinaan masyarakat.

 

Selain mengajak masyarakat memakmurkan masjid, Farhan juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital saat ini. Ia menyebut tekanan dari media sosial dapat memicu berbagai persoalan, mulai dari perundungan daring hingga gangguan kesehatan mental.

 

Untuk itu, Pemkot Bandung tengah memperkuat berbagai langkah pencegahan untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif perkembangan teknologi.

 

Salah satunya melalui pembentukan tim patroli anti geng motor yang melibatkan unsur Dinas Perhubungan, Satpol PP, kepolisian, serta TNI. Selain itu, Pemkot Bandung juga mendorong program pendidikan karakter bagi siswa tingkat SMP melalui kerja sama dengan aparat keamanan.

 

Di bidang kesehatan, Pemkot Bandung juga akan memperluas layanan kesehatan mental dengan menghadirkan psikolog dan psikolog klinis di sejumlah puskesmas. Layanan ini diharapkan dapat memberikan pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya generasi muda.

 

Farhan menegaskan, upaya menjaga dan membina generasi muda tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan peran aktif masyarakat dan keluarga.

 

“Kita harus bersama-sama menjaga anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang saleh dan salihah serta mampu menghadapi tantangan zaman,” tuturnya.(kyy)**

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keadilan Yang Diperdagangkan, Kesaksian Ibu Sri Tenang Asih Mengurai Benang Kusut Oknum Penegak Hukum

3 Mei 2026 - 13:56 WIB

Jangkau 146.232 Penerima, Pemkot Bandung Genjot Penyaluran Bantuan Pangan

3 Mei 2026 - 11:15 WIB

Gebyar May Day 2026 Kota Bandung Penuh Kolaborasi Buruh, Pengusaha, dan Pemerintah

3 Mei 2026 - 11:13 WIB

Serikat Buruh Kecam Aksi Anarkis Saat May Day di Kota Bandung, Tegaskan Bukan Bagian Mereka

3 Mei 2026 - 11:11 WIB

POLSEK KAPUAS HULU SOSIALISIASI KEPADA MASYARAKAT CEGAH ADA AKTIVITAS ILLEGAL LOGGING

3 Mei 2026 - 10:08 WIB

Trending di News