Nuansarealitanews.com, Sampit (Kalteng) – Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Polres Kotim) menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak kriminalitas di wilayah hukum mereka. Melalui serangkaian penyelidikan intensif, Polres Kotim berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penggelapan, serta mengamankan para pelaku beserta barang bukti.
Keberhasilan ini dipaparkan langsung oleh Kapolres Kotim, AKBP Rezky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., dalam kegiatan press release yang digelar di Lobi Mapolres Kotim pada Kamis, 16 April 2026.

Detail Pengungkapan Kasus
Kapolres menyampaikan bahwa pengungkapan ini merupakan respon cepat jajaran kepolisian atas laporan masyarakat yang merasa resah dengan kehilangan kendaraan mereka.
“Dari hasil pengungkapan ini, kami berhasil mengamankan 5 orang pelaku yang terlibat dalam kasus pencurian dan penggelapan sepeda motor, beserta barang bukti kendaraan roda dua sebanyak 4 unit,” ungkap AKBP Rezky Maulana.
Modus Operandi Pelaku
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, para pelaku menjalankan aksinya dengan berbagai cara:
Pencurian Langsung: Mengambil kendaraan milik korban tanpa izin saat ada kesempatan.
Penggelapan: Memanfaatkan kepercayaan korban untuk membawa kabur kendaraan secara melanggar hukum.
Proses Hukum dan Ancaman Pidana
Saat ini, kelima pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Kotim untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal terkait tindak pidana pencurian dan/atau penggelapan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Imbauan Kepada Masyarakat
Di akhir pernyataannya, Kapolres Kotim memberikan peringatan kepada warga agar selalu waspada demi meminimalisir ruang gerak pelaku kejahatan.
Pesan Penting dari Kapolres:
Waspada: Selalu gunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan.
Hati-hati: Jangan mudah meminjamkan kendaraan kepada orang yang belum dikenal baik atau tanpa dasar kepercayaan yang jelas.
Proaktif: Segera lapor ke pihak kepolisian terdekat jika melihat gerak-gerik mencurigakan atau menjadi korban kejahatan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan atau menjadi korban tindak kejahatan,” tutupnya.
(Umar k/Hms)












