Nuansarealitanews.com, Sampit (Kalteng) – Antrean kendaraan yang ingin mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di SPBU 63.743.01 kembali dikeluhkan warga. Antrean yang mengular hingga memakan bahu jalan tersebut terjadi di Jalan Cilik Riwut Km. 6,5, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah pada Senin (18/5/2026) siang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean kendaraa roda empat tidak hanya memanjang, tetapi juga menumpuk hingga berjejer tiga baris. Ekor antrean yang meluber sampai ke badan jalan raya ini mulai mengganggu kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas warga yang melintas di jalur sibuk tersebut.
“Antreannya sampai tiga baris ke jalan. Kalau terus-terusan begini, selain bikin macet, juga rawan kecelakaan bagi pengguna jalan lain yang lewat Cilik Riwut,” ujar salah satu pengendara yang melintas di kawasan tersebut.
Keluhan Pengguna Jalan
Kondisi ini memicu keluhan dari para pengguna jalan. Jalur Cilik Riwut merupakan salah satu urat nadi transportasi di Kotawaringin Timur, sehingga adanya penyempitan jalan akibat antrean BBM dinilai sangat mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat sekitar Baamang Hulu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti mengularnya antrean Pertalite tersebut, apakah karena keterlambatan pasokan atau adanya peningkatan volume kendaraan.
Masyarakat berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk menertibkan barisan antrean agar tidak menggunakan badan jalan utama, demi menjaga keselamatan bersama di jalan raya.
(Umar k)












