nuansarealitanews. com – Aceh Tamiang. Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn). Drs. Armia Pahmi, MH, secara resmi membuka perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-9 Tingkat Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan pembukaan event tersebut yang berlangsung meriah, yang dipusatkan Pemda di Halaman Islamic Center. Dan dihadiri oleh masyarakat serta kafilah dari seluruh kecamatan. Rabu 08/07/2026.

Dalam kata sambutannya, Armia Pahmi menyampaikan pelaksanaan MTQ tahun ini memiliki makna yang sangat mendalam, karena gema syiar ini diselenggarakan di tengah proses pemulihan daerah pasca-bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Tamiang pada November 2025 lalu.
“Bencana Hidrometeorologi tahun lalu, terbukti tidak menyurutkan semangat keagamaan kita. Hal ini terlihat dari terus tumbuhnya pesantren dan lembaga tahfiz di Bumi Muda Sedia dari tahun ke tahun.
Perkembangan cabang yang diperlombakan pada MTQ kali ini juga menjadi bukti nyata bahwa komitmen pemerintah dan masyarakat dalam menegakkan Syariat Islam di Aceh Tamiang tetap berdiri kokoh”, ungkapnya.
Armia Pahmi menekankan ajang MTQ bukanlah sekadar perlombaan seni membaca Al-Qur’an. Tetapi merupakan ikhtiar besar bersama untuk membumikan Al-Qur’an, yang menjadikannya inspirasi, solusi atas persoalan umat, serta pondasi utama dalam memperkuat kehidupan bersyariat Islam di Kabupaten Aceh Tamiang.
“Melalui momentum ini, kita ingin mencetak Generasi Qur’ani. Yaitu generasi muda muslim yang tidak hanya fasih membaca, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari”, ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinas Syariat Islam, M. Fajar, MA melaporkan bahwa MTQ ke-9 ini, memperlombakan delapan cabang Musabaqah,diikuti 274 peserta dan offisial Se-Kabupaten Aceh Tamiang.
Dan berlangsung selama 4 hari, di mulai tanggal 8 sampai 11/07/2026.
Pantauan awak media hadir dalam pembukaan tersebut, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekda Aceh Tamiang, para Asisten, para Kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Aceh Tamiang, para Kabag, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama serta para tamu undangan lainnya. (AR)












