Tribratanews.kalteng.polri.go.id-Kapuas Hulu-Dalam rangka membentuk karakter generasi muda yang disiplin, taat hukum, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, personel Polsek Kapuas Hulu melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang tertib berlalu lintas dan bahaya penyalahgunaan narkotika kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Aula SMK Negeri 1 Kapuas Hulu, Desa Sei Hanyo, Kecamatan Kapuas Hulu Kabupaten Kapuas, Senin (13/07/2026) mulai pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Kapuas Hulu Ipda Zaenal Abidin, S.H., M.E., bersama personel Polsek Kapuas Hulu, Kepala SMK Negeri 1 Kapuas Hulu, dewan guru, panitia MPLS, serta calon siswa dan siswi yang mengikuti kegiatan.
Kapolsek Kapuas Hulu Ipda Zaenal Abidin, S.H., M.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam memberikan edukasi sejak dini kepada para pelajar agar memiliki kesadaran hukum, disiplin, serta mampu menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja.
“Dalam materinya, Personil mengajak para peserta untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Ia menekankan pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, kepemilikan surat-surat kendaraan yang lengkap, serta menghindari berbagai pelanggaran maupun mengemudi di bawah pengaruh minuman beralkohol,” ucapnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan para pelajar agar lebih berhati-hati saat berkendara mengingat kondisi jalan di wilayah Kecamatan Kapuas Hulu dan Kecamatan Mandau Telawang yang masih belum seluruhnya beraspal, sehingga keselamatan harus menjadi prioritas utama.
Kapolsek Kapuas Hulu juga memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, minuman keras, dan zat adiktif lainnya. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan berbagai dampak buruk penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, masa depan, hingga konsekuensi hukum yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk membangun lingkungan pergaulan yang positif, berani menolak ajakan menggunakan narkoba maupun minuman keras, serta menjaga hubungan baik dengan keluarga sebagai benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.
“Jangan pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun. Selain merusak kesehatan, penyalahgunaan narkotika juga dapat menghancurkan masa depan dan berujung pada proses hukum. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusias dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Diharapkan melalui edukasi ini para peserta didik baru semakin memahami pentingnya disiplin berlalu lintas, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta menjadi generasi muda yang berkarakter, bertanggung jawab, dan mampu menjadi pelopor keselamatan maupun agen pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitarnya.Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (@13)










