MAGETAN – Nuansarealitanews.com — Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar program pengobatan gratis bagi penderita Tuberkulosis (TBC) yang dilaksanakan pada Kamis (30/7/2026) di Balai Desa Mojorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, dr. Rohmat Hidayat, sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran penyakit TBC di masyarakat. Program tersebut mendapat antusiasme tinggi dari warga yang hadir untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, setiap peserta menjalani pemeriksaan rontgen (rontgen dada) guna mendeteksi secara dini adanya indikasi penyakit TBC. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan penanganan yang tepat dan cepat bagi warga yang terindikasi positif.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, dr. Rohmat Hidayat, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menekan angka penularan TBC di wilayah Magetan.
“Melalui kegiatan ini, kami berupaya melakukan pencegahan TBC sejak dini serta menekan angka penularan agar tidak meluas di masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, bagi peserta yang dinyatakan positif TBC akan langsung mendapatkan pengobatan secara gratis dengan masa terapi selama enam bulan secara rutin dan terpantau oleh tenaga kesehatan.
Sementara itu, bagi peserta yang hasil pemeriksaannya tidak menunjukkan adanya infeksi TBC, tidak dilakukan rujukan lanjutan. Namun, petugas tetap memberikan edukasi terkait pencegahan penyakit dan pola hidup sehat.
Tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, Nilawati, saat menyampaikan skrining kepada para peserta menjelaskan bahwa pasien yang terindikasi positif TBC harus siap menjalani pengobatan secara disiplin.
“Bagi yang positif TBC, harus siap menjalani pengobatan selama enam bulan. Kami juga berharap bapak ibu tidak menjauhi pasien TBC, karena mereka akan menggunakan masker sebagai upaya pencegahan penularan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, apabila setelah menjalani pengobatan selama enam bulan pasien belum menunjukkan tanda kesembuhan, maka akan dilakukan evaluasi lanjutan dengan pemantauan selama dua bulan berikutnya.
Salah satu warga, Yoga Moreno, warga RT 07 RW 02 Desa Mojorejo, mengaku senang dengan adanya kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut. Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut dengan cakupan penyakit yang lebih luas.
“Saya sangat senang dengan adanya pemeriksaan TBC gratis ini. Harapannya ke depan tidak hanya TBC saja, tapi juga penyakit lain seperti jantung dan lainnya bisa ikut diperiksa,” ujarnya saat ditemui awak media.
Kegiatan ini melibatkan tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Kawedanan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan penyakit menular seperti TBC.
Dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten Magetan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pengobatan TBC semakin meningkat, sehingga angka penyebaran penyakit tersebut dapat ditekan secara signifikan.(gus)

















