Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Duta Baca Bandung 2026: Dari Ajang Literasi Menuju Gerakan Mencerdaskan Masyarakat

badge-check


					Duta Baca Bandung 2026: Dari Ajang Literasi Menuju Gerakan Mencerdaskan Masyarakat Perbesar

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya literasi melalui Pemilihan Duta Baca Kota Bandung 2026. Program yang telah memasuki tahun keempat ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda inspiratif yang menjadi motor penggerak minat baca di tengah masyarakat.

 

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disarpus) Kota Bandung, Dewi Kaniasari menyampaikan, penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang memiliki dasar hukum kuat, baik dari undang-undang hingga regulasi daerah.

 

“Program Kota Baca ini bertujuan mengkampanyekan budaya membaca dan menjadikan literasi sebagai kegiatan yang menarik di tengah masyarakat,” kata Dewi saat Sambutan dalam acara Gala Final Pemilihan Duta Baca Kota Bandung 2026, di Aula Balariung Disarpus, Kamis 30 April 2026.

 

Ia menjelaskan, rangkaian seleksi telah dimulai sejak Januari hingga Maret 2026 dengan jumlah pendaftar mencapai 49 orang. Dari proses tersebut, terpilih enam finalis terbaik yang terdiri dari kategori dewasa dan remaja untuk mengikuti tahap akhir.

 

“Kami ingin memotivasi dan memakselerasi gerakan pembudayaan kegemaran membaca, khususnya di Kota Bandung,” ujarnya.

 

Selain itu, Dewi berharap, kehadiran Duta Baca mampu melahirkan figur publik yang dapat menjadi teladan sekaligus menginspirasi masyarakat luas.

 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menciptakan sosok-sosok yang mampu menularkan semangat membaca dan meningkatkan literasi masyarakat,” ucapnya.

 

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, literasi menjadi fondasi penting di tengah derasnya arus informasi digital saat ini. Menurutnya, kemampuan membaca dan memahami informasi menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru.

 

“Tanpa literasi, kita berisiko menjadi masyarakat yang tidak memahami informasi penting yang beredar di sekitar kita,” ujar Farhan.

 

Ia juga menggarisbawahi soal perkembangan teknologi yang harus dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat literasi, bukan justru melemahkannya.

 

“Jangan pernah merasa terintimidasi oleh teknologi. Justru kita harus memanfaatkannya untuk memperluas pengetahuan,” katanya.

 

Farhan mengungkapkan, Duta Baca memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu membawa dampak nyata di lingkungan sekitarnya.

 

“Duta Baca bukan sekadar simbol, tetapi penggerak dan inspirator yang harus hadir di tengah masyarakat untuk menumbuhkan budaya literasi,” tuturnya. (kyy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAPOLSEK KAPUAS TENGAH HADIRI KUNJUNGAN KERJA KETUA TP PKK KABUPATEN KAPUAS TAHUN 2026 DALAM RANGKA KEGIATAN PENGUATAN 10 PROGRAM POKOK PKK KECAMATAN KAPUAS TENGAH

30 April 2026 - 13:37 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Pengadaan Pipa : Oknum Pegawai BPPP Kasokandel Disorot Warga  

30 April 2026 - 13:17 WIB

Tingkatkan Kompetensi Kepemimpinan, Kepala Rutan Manna Ikuti Assessment di Ditjenpas

30 April 2026 - 13:15 WIB

POLSEK KAPUAS HULU SOSIALISIASI KEPADA MASYARAKAT, BAHAYANYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA

30 April 2026 - 10:49 WIB

POLSEK KAPUAS HULU BERIKAN IMBAUAN RUTIN KEPADA MASYARAKAT CEGAH LAHGUN NARKOBA

30 April 2026 - 10:46 WIB

Trending di News