Penyaluran CPP Capai 66 Persen, Pemkot Pastikan 143 Ribu Keluarga Terima Bantuan Pangan

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus membantu menggulirkan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) periode Juli–September 2026 bagi masyarakat penerima bantuan. Program yang dilaksanakan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung ini menyasar sebanyak 143.000 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di 30 kecamatan.

Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, mengatakan, bantuan yang disalurkan berupa beras kualitas medium dari Badan Pangan Nasional dengan alokasi 30 kilogram per keluarga penerima untuk tiga bulan sekaligus, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.

“Program CPP ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu meringankan beban pengeluaran keluarga penerima manfaat di tengah dinamika ekonomi yang masih berlangsung,” ujar Gin Gin, Selasa 15 September 2026.

Ia menjelaskan, total beras yang disalurkan dalam program tersebut mencapai 4.290 ton atau setara 4.290.000 kilogram. Penyaluran dilakukan secara bertahap dan serentak di seluruh wilayah Kota Bandung agar bantuan dapat segera diterima masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Gin Gin, program CPP tidak hanya memiliki fungsi perlindungan sosial, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Melalui pengelolaan cadangan pangan pemerintah, negara memiliki kemampuan untuk merespons berbagai kondisi, mulai dari kerawanan pangan hingga kebutuhan bantuan bagi kelompok rentan.

“Cadangan pangan pemerintah merupakan salah satu instrumen strategis dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan pangan, stabilitas pasokan, dan keterjangkauan harga bagi masyarakat,” katanya.

Hingga 13 September 2026, realisasi penyaluran bantuan pangan di Kota Bandung telah mencapai 66,43 persen atau sebanyak 2.849.760 kilogram dari total alokasi yang tersedia. Sedangkan yang telah menerima bantuan mencapai 94.992 keluarga penerima manfaat yang tersebar di 22 kecamatan dan 91 kelurahan.

Gin Gin menyebutkan, proses distribusi akan terus dilanjutkan hingga seluruh penerima memperoleh haknya sesuai data yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Saat ini, masih terdapat sekitar 48.008 penerima bantuan di delapan kecamatan dan 60 kelurahan yang akan menerima bantuan sesuai jadwal penyaluran berikutnya.

“Penyaluran CPP disebar secara bertahap agar berjalan tertib dan tepat sasaran. Kami juga memastikan kualitas beras yang diterima masyarakat berada dalam kondisi baik dan layak konsumsi,” tuturnya.

Pemkot Bandung, lanjut Gin Gin, terus melakukan pengawasan terhadap proses distribusi di lapangan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan penyaluran berlangsung sesuai jadwal, berdasarkan data yang valid, serta menjangkau seluruh penerima manfaat yang telah ditetapkan.

Apabila ditemukan kendala selama proses distribusi, DKPP bersama perangkat kewilayahan dan instansi terkait akan segera melakukan koordinasi guna memastikan permasalahan dapat diselesaikan sesuai mekanisme yang berlaku.

Gin Gin menyebut, program bantuan pangan CPP merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok. (rob)**