Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Pemkot Bandung Raih Predikat Terbaik di Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index Awards 2025 

badge-check


					Pemkot Bandung Raih Predikat Terbaik di Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index Awards 2025  Perbesar

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meraih penghargaan Pemerintah Terbaik Kedua dan Pemerintah Daerah Terbaik se-Provinsi Jawa Barat dalam Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index Awards 2025.

 

Penghargaan diterima oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan A. Brilyana di Universitas Gadjah Mada, Kamis 18 September 2025.

 

“Kami haturkan terima kasih kepada Universitas Gadjah Mada. Penghargaan ini bukanlah akhir, tetapi titik awal untuk terus memperkuat transformasi digital di Kota Bandung,” ujar Yayan.

 

Ia menyebut inovasi yang dikembangkan di Kota Bandung di antaranya pemanfaatan big data dan kecerdasan buatan (AI), sistem pengenalan wajah melalui CCTV untuk menjaga keamanan, pemantauan kepatuhan pajak kendaraan, hingga early warning system untuk deteksi dini kecelakaan.

 

“Kami berkomitmen memastikan teknologi yang diterapkan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat, efisien, dan dikelola dengan tata kelola yang baik,” katanya menambahkan.

 

Acara ini juga dihadiri perwakilan kota/kabupaten yang telah menerapkan konsep smart city, civitas akademika UGM, serta Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Nezar Patria.

 

Dalam sambutannya, Wakil Menkomdigi RI, Nezar menyebut pemanfaatan big data memungkinkan pemerintah melakukan lompatan besar dalam layanan publik.

 

“Big data menawarkan akurasi dan kecepatan sehingga mampu mengakselerasi eksekusi kebijakan publik,” ungkapnya.

 

Nezar mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola data agar lebih transparan, akuntabel, dan aman.

 

Menurutnya, kualitas data yang terintegrasi melalui Perpres Satu Data Indonesia menjadi kunci dalam pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

 

“Kesalahan membaca data bisa berpengaruh besar terhadap kebijakan. Karena itu kualitas dan keamanan data harus benar-benar dijaga,” tutur Nezar. (ray)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polsek Hanau Terima Bibit Kelapa Hibrida untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

11 Mei 2026 - 00:29 WIB

Monitoring Pembangunan SPPG 2 Polres Seruyan Capai 95 Persen

11 Mei 2026 - 00:24 WIB

PAMAPTA III POLRES SERUYAN PATROLI DIALOGIS BERSAMA DAMKAR, PERKUAT SINERGI CEGAH KARHUTLA DAN GANGGUAN KAMTIBMAS

10 Mei 2026 - 14:31 WIB

POLRES SERUYAN GELAR APEL SIAGA ON CALL, PATROLI BANK DAN CAFE

10 Mei 2026 - 14:22 WIB

SATPOLAIRUD POLRES SERUYAN SOSIALISASIKAN LARANGAN KARHUTLA DI KAMPUNG KUMAI KUALA PEMBUANG

10 Mei 2026 - 14:16 WIB

Trending di News