Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Lolos Jalur Afirmasi RMP Swasta Tetap Bayar? Berikut Penjelasannya

badge-check


					Lolos Jalur Afirmasi RMP Swasta Tetap Bayar? Berikut Penjelasannya Perbesar

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang layak bagi masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi. Hadirnya jalur Afirmasi Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 sebagai jawaban, setiap anak usia sekolah berhak untuk mendapat pendidikan di sekolah.

 

SPMB jenjang SD dan SMP Kota Bandung 2026/2027 sedang berlangsung pendaftaran tahap 1 jalur Afirmasi dan Prestasi. Dibuka pada 8-12 Juni 2026 secara online melalui laman spmb.bandung.gi.id.

 

Sebelumnya pada 4 Mei 2026 lalu, telah dibuka pendataan Afirmasi RMP penempatan bagi siswa-siswi Sekolah Dasar yang terdata di Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Kemudian dilakukan penyaringan berdasarkan DTSEN desil 1-5 yang kemudian ditawarkan kepada orang tua siswa dengan kuota 20 persen dari total kuota jalur Afirmasi 30 persen, sementara 10 persen Afirmasi non-penempatan (online).

 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron menjelaskan, Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 25 tahun 2026 tentang Bantuan Pendidikan bagi Peserta Didik Rawan Melanjutkan Pendidikan memiliki sejumlah tujuan. Pertama, mewujudkan pembangunan bidang pendidikan yang merata, dan bermutu. Kedua, meringankan beban biaya pendidikan bagi Peserta Didik RMP.

 

“Jadi program RMP ini sebagai komitmen Pemkot Bandung dalam layanan pendidikan. Bagi penduduk kurang mampu tetap diberi kesempatan mendapat pendidikan yang sama baik di sekolah negeri maupun swasta,” kata Asep, Rabu 10 Juni 2026.

 

Kadisdik menyampaikan, anggaran sebanyak Rp36 miliar telah dicairkan kepada 191 sekolah atau 17.775 siswa RMP jenjang SD dan SMP di Kota Bandung pada Mei 2026 lalu. Adapun penggunaan bantuan operasional ini untuk pengganti SPP dan DSP selama di sekolah tersebut.

 

“Para orang tua jangan khawatir, bagi yang lolos jalur Afirmasi RMP di sekolah swasta akan mendapat bantuan operasional untuk pengganti SPP dan DSP selama di sekolah tersebut,” jelasnya.

 

Tentunya, lanjut Asep, bagi calon murid baru jalur afirmasi RMP jenjang SMP yang dinyatakan tidak lolos seleksi di empat pilihan sekolah, masih memiliki kesempatan untuk memilih sekolah swasta yang kuota RMP masih kosong. Hal ini dilakukan setelah pengumuman SPMB tahap 1.

 

Anggaran yang dicairkan ke sekolah swasta untuk bantuan operasional selama satu tahun dan akan/bisa diperbaharui di tahun berikutnya. Sehingga siswa RMP yang masih terdata di DTSEN atau masuk kategori RMP akan tetap mendapat bantuan tersebut selama di sekolah tersebut.

 

“Bapak ibu jangan khawatir, yang utama adalah melanjutkan pendidikan baik di sekolah negeri maupun swasta. Komitmen kami adalah mewujudkan pembangunan bidang pendidikan yang merata dan bermutu. Juga meringangkan beban biaya pendidikan bagi peserta didik RMP,” ujarnya.

 

Sebagai informasi, Pemkot Bandung melalui Dinas Pendidikan telah mencairkan data bantuan pendidikan program Rawam Melanjutkan Pendidikan (RMP) 2026 sebesar Rp36.356.420.400. Bantuan ini merupakan komitmen dalam mendukung hak pendidikan bagi warga Kota Bandung.

 

Salah satu orang tua siswa RMP, Desi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkot Bandung yang telah memberikan bantuan pendidikan melalui program RMP.

 

“Untuk saya khususnya yang memiliki anak 4 dan alhadmulillah semua mendapat bantuan RMP. Anak saya bisa bersekolah seperti anak-anak lain. Saya sebagai orang tua hanya sebatas pedagang kecil, ayahnya supir travel sehingga ananda bis tetap sekolah mendapat bantuan sepatu, buku, seragam, tas, seuingga anak saya mendapat pendidikan yang layak,” ujar Desi, Rabu 10 Juni 2026.

 

Sebagai orang tua, ia berharap dengan adanya program RMP ini, bisa membantu warga Bandung yang secara ekonomi berada di desil 1-5, sehingga ananda bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

 

“Saya terima kasih banyak atas bantuannya mudah mudahan program ini bisa terus berjalan,” ungkapnya.

 

Sedangkan Kepala Sekolah SD Kemala Bayangkari, Hesti Febriati menyampaikan ucapan terima kasih karena dengan adanya bantuan RMP ini bisa dialokasikan kepada siswa-siswi yang berhak menerima bantuan pendidikan. Bantuan operasional ini diperuntukan memperbaiki fasilitas sekolah sehingga warga sekolah merasa aman dan nyaman selama kegiatan belajar mengajar.

 

“Harapannya semoga bantuan RMP ini akan terus berlanjut karena hingga saat ini sudah sangat terlihat kebermanfaatannya baik sekolah maupun siswa RMP,” jelas Hesti di Bandung.

 

Selain itu, secara tegas kepada seluruh kepala sekolah yang mendapat dana bantuan RMP ini dimohon untuk mencermati dan merealisasikan sesuai dengan aturan. Jaga amanah ini dengan baik, jaga kepercayaan, karena bantuan ini diperuntukan bagi warga Kota Bandung yang membutuhkan. (rob)**

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Karawang Sampaikan Nota Pengantar Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025

12 Juni 2026 - 04:33 WIB

DPP-CIC Menyoroti Dana Miliaran Rupiah Kegiatan Kantor Bidang Dikdas Lamteng TA 2025 Dikorupsi Miliaran Rupiah

12 Juni 2026 - 04:24 WIB

Sandbar Canggu Masih Beroperasi, Muncul Dugaan Aliran Uang ke Oknum dan Penyewaan Aset Pura Batubolong Miliaran Rupiah Tanpa Transparansi

12 Juni 2026 - 04:22 WIB

PROGRAM JUMAT SEBAGAI CURHAT WADAH KOMUNIKASI POLSEK KAPUAS TIMUR DENGAN MASYARAKAT

12 Juni 2026 - 03:26 WIB

Wakil Ketua l DPR-K Muhammad Nur, SE pimpin Rapat Paripurna didampingi Fadlon, SH.

12 Juni 2026 - 02:56 WIB

Trending di News