SUKAMARA – Menjaga kualitas lingkungan air dari bahaya zat kimia berbahaya dan kerusakan fisik akibat sengatan listrik, Sat Polairud Polres Sukamara mengintensifkan patroli dialogis. Kegiatan diarahkan untuk mengingatkan warga secara langsung mengenai bahaya besar dari aktivitas penyetruman dan peracunan ikan, Senin (25/05/2026).
Aparat penegak hukum menghampiri warga yang sedang beraktivitas di dermaga perlintasan sungai guna berdialog secara kekeluargaan. Petugas memaparkan bahwa racun ikan dapat mencemari baku mutu air yang dikonsumsi harian oleh masyarakat, sementara setrum dapat membahayakan keselamatan jiwa pelaku itu sendiri.

Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kasat Polairud Polres Sukamara menerangkan bahwa tindakan preventif ini ditujukan untuk memelihara ketenteraman wilayah perairan. “Kami ingatkan seluruh masyarakat agar menjauhi metode setrum dan racun karena dampak negatifnya merugikan kesehatan publik,” tegasnya.
Sembari memantau situasi kamtibmas perairan, petugas juga memberikan imbauan kamseltibcarlantas kepada pengendara roda dua yang dijumpai di darat. Pengendara diingatkan untuk tertib berlalu lintas, menggunakan helm SNI, memarkir kendaraan dengan rapi, serta dilarang keras melawan arus lintas.
Masyarakat menyambut baik imbauan tersebut dan berjanji akan ikut serta mengawasi lingkungan sungai dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Pelaksanaan patroli dialogis ini berakhir dalam situasi yang aman, tertib, lancar, dan dipenuhi suasana kebersamaan yang kondusif. (Hms)












